Saturday, August 3, 2013

Let it GO

Ramadhan bentar lagi kelar. Cepet banget. Antara rela gak rela jika Ramadhan ini usai. Gak rela karna belum banyak amal ibadah yang aku lakukan maksimal dan relanya karena Ramadhan kali ini, aku bener-bener sedang di uji oleh Allah. Insyaallah bisa lulus dan kembali fitrah as a WOMAN.

Beberapa hari terakhir ini, aku mencoba untuk kembali bersama kamu. Tapi ya memang sulit. Diantara kita sudah ada orang lain. Yaa kalaupun tidak ada orang lain pun, mungkin memang sulit karena ada restu orang tua yang kita kejar. Persis seperti katamu "Aku lebih mementingkan logika daripada hati". Actually, i didn't trust what you said because I know you.

Karna sulit melepaskan, aku meminta pertolongan Allah. Aku istikharah.
Dalam sholat aku memohon ditunjukkan yang terbaik..

Entah bener ato enggak cara ku sholat istikharah ini, aku buka Al-Quran.
Hari pertama... Aku dapati surah An-Nisa- 146 yang isinya:

"Kecuali orang-orang yang bertobat dan memperbaiki diri dan berpegang teguh pada (agama) Allah serta dengan tulus ikhlas (mengerjakan) agama mereka karena Allah. Maka mereka itu bersama-sama orang yang beriman dan kelak Allah akan memberikan pahala yang besar kepada orang-orang yang beriman".

Hari kedua... Aku dapati surah An- Nahl- 93 yang isinya:

"Dan jika Allah menghendaki, tentulah Dia menjadikan kamu satu umat (yang bersatu dalam agama Allah yang satu) akan tetapi Allah menyesatkan sesiapa yang dikehendakiNya (menurut undang-undang peraturanNya) dan memberi pertunjuk kepada sesiapa yang dikehendakiNya (menurut undang-undang peraturanNya) dan sesungguhnya kamu akan ditanya kelak tentang apa yang kamu telah kerjakan".

Glek. Aku gak tau cara menafsirkannya. Tapi setangkep pikiran awam ku adalah, aku harus bertaubat dan aku pasti mempertanggungjawabkan semua hal yang aku lakukan kelak.

Semua yang aku lakukan? Ku renungkan betul-betul 2 ayat tersebut. Betapa banyak maksiat yang kulakukan tanpa malu kepada Mu ya Allah. Betapa hamba begitu mengikuti napsu duniawi. Astagfirullah...

Alasanku ingin kembali sebenernya adalah ini, aku ingin kita bersama-sama mempertanggungjawabkan semua perbuatan yang telah kita lakukan. Tanpa perlu memperluas dosa-dosa kita lagi. Aku sudah menyerahkan diri ku untuk mu. Tapi ternyata itu semua memang tak bisa dipertahankan.

Sengaja aku liat twitter mu. Kudapati twit mu bersama nya. Seketika aku sadar. He just not into me. Jealous, yes Iam but I keep it inside.

Situasi seperti ini tidak baik untuk di pertahankan terus menerus.

Aku meminta untuk kita bertemu, tapi kamu menolak. Sebenernya aku udah tau kenapa, tapi aku tetep aja tutup mata telinga ama semuanya. Hati tak bisa di bohongi dan logika sedang tidak berjalan. Yaa sampai aku tau twit mu yg asik dengan wanita lain. OK. Fine!

Kamu mungkin tidak bisa ambil keputusan karna kamu sedang bertaruh. Jika wanita itu tidak menerima mu, kamu ada aku yang masih nungguin kamu (pikiranku). Tapi is not fair for me. (duuuh opaa,, ya emang dari awal bubu juga udah nunjukin. open your eyes opaaaa). Ok lah.. gak perlu mempermasalahkan hal itu. Harus ada yang memutuskan untuk pergi. Dan aku mundur. :)

Tenang opaaa... letgo your past .. so you can see, there is someone who deserve you better in the future. Allah tak pernah memberikan masalah tanpa alasan dan tanpa balasan.

Tahan tangismu,, jangan pernah menangisi dia yang tertawa dengan wanita lain. Kamu kuat dari apa yang kamu pikirkan. Ini hanyalah masalah waktu. Waktu yang mempertemukan kalian. Waktu juga yang memisahkan kalian. Bertemu dan berpisah. Itu sudah hukum alam. Pilihannya cuma dua, berpisah saat masih hidup di dunia atau berpisah saat ajal menjemput.

Kata Ayah "kamu harus lebih sabar nak.. selalu dekat dengan Allah. Buat Allah menyayangi mu. Karena Allah selalu bersama hamba Nya yang beriman dan bertaqwa."

Amin ya Rabbalamin....

No comments:

Post a Comment